1. Belut Listrik

Siapa yang menyangka jika belut memiliki kekuatan atau energi listrik yang cukup besar. Ya  belut listrik atau electric eel adalah ikan listrik satu-satunya dari genus electrophorus. Ikan  belut ini mampu menghasilkan guncangan hingga 600 volt yang digunakan untuk berburu dan membela diri. Belut listrik ini memiliki tiga pasang organ yang menghasilkan listrik, yaitu organ utama, organ hunter dan organ sach. Organ organ ini membentuk empat perlima dari tubuhnya dan memberikan kemampuan untuk mengeluarkan dua jenis listrik, yaitu tegangan tinggi dan tengangan rendah. Organ-organ ini terbuat dari electrocytes, berbaris sehingga arus air yang mengalir melalui mereka menghasilkan muatan listrik.

Dengan 5000 hingga 6000 electropax, penelitian menunjukkan bahwa mereka dapat menghasilkan kejutan intermiten selama satu jam. Kejutan listrik yang dihasilkannyapun bisa mencapai 500 volt dan 500 watt. Dengan kemapuan kejut listrik yang dimilikinya, belut ini bisa membunuh atau mematikan seorang manusia dewasa.

(sumber:blogspot.com,old.uniknya.com)

2. Lendir Belut Untuk Proteksi Diri

Hewan yang satu ini selalu terlibat dalam setiap peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus. Entah  siapa dan sejak kapan memulainya, yang jelas lomba menangkap belut telah menjadi tradisi unik pada peringatan hari kemerdekaan negara kita yang berlangsung sejak puluhan tahun lalu. Dalam lomba tersebut, peserta yang terdiri dari dua hingga tiga orang atau lebih berusaha menangkap dan memindahkan belut dari satu wadah ke wadah lain. Peserta yang paling banyak memindahkan belut akan keluar sebagai pemenang.

Belut sama seperti ikan lain yang memiliki  zat glycopretein,  zat yang ada di dalam kulit tersebut akan berubah menjadi lendir ketika bersentuhan dengan air dan menyebabkan kulit pada bagian epidermnis ini selalu basah. Fungsinya adalah untuk mengurangi gesekan kulit dengan air. Hanya saja lendir pada belut memiliki fungsi tambahan yaitu sebagai alat perlindungan diri dari pemangsa atau manusia. Lendir menyebabkan kulit belut menjadi licin dan sulit digenggam. Selain itu, lendir juga berperan dalam proses osmoregulasi, sebagai  lapisan semipariabel yang mencegah keluar masuknya air melalui kulit serta mencegah infeksi dalam penutupan luka.

(sumber:blogspot.com,old.uniknya.com)

3. Kaya Kandungan Gizi

Belut termasuk ikan yang baik dikonsumsi oleh manusia karena memiliki kandungi gizi yang sangat tinggi. Nilai protein pada belut setara dengan daging sapi yaitu 18,8 gram per 100 gram, namun lebih tinggi dari telur yang hanya 12,8 per 100 gram. Protein pada belut baik untuk semua kelompok usia. Kandungan leusin pada belut berguna untuk perombakan dan pembentukan protein otot. Asam glutamat sangat diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan asam aspratat untuk membantu kerja neurotransmiter. Tingginya  kadar asam glutamat pada belut membuat rasanya enak dan gurih.

Kandungan arginin atau asam amino nonesensial pada belut dapat mempengaruhi produksi hormon pertumbuhan manusia yang populer dengan sebutan Human Growth Hormone atau hgh. Kandungan ini bisa membantu manusia meningkatkan kesehatan otot dan mengurangi penumpukan lemak. Hasil penelitian juga menunjukkan jika kandungan arginin ini bisa menghambat pertumbuhan sel-sel kanker payudara. Belut juga kaya akan zat besi dan jauh lebih tinggi dibandingkan pada telur dan daging. Mengonsumsi 125 gram belut setiap hari, telah memenuhi kebutuhan akan zat besi yaitu 25 miligram per hari. Bagi manusia, zat besi dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin darah yang berfungsi untuk mencegah anemia gizi.

(sumber:blogspot.com,old.uniknya.com)

4. Unagi Sushi, Rendang dan Pecel Belut.

Dengan kandungan gizi tinggi, belut tentu saja banyak digunakan sebagai bahan untuk membuat makanan olahan atau masakan. Di Jepang belut air tawar disebut unagi, dengan makanan olahannya terkenal yang disebut unagi sushi. Tak hanya di Jepang, makanan unagi sushi juga terkenal di Amerika Serikat. Ekspresi umum yang digunakan untuk belut sushi mengandung vitamin adalah unakyu. Karena bahaya kesehatan dari makanan ikan air tawar, unagi atau belut tidak dimakan mentah seperti kebiasaan orang Jepang terhadap ikan laut. Unagi sushi selalu dimasak atau dipanggang dan disajikan dengan saus kabeyaki gelap. Makanan berbahan belut atau unagi, sudah dikenal Jepang sejak abad-17.

Lebih unik lagi di Indonesia, belut juga menjadi bahan untuk berbagai macam masakan. keanekanragaman masakan belut yang ada di Indonesia tentu saja disebabkan karena perbedaan adat dan budaya setiap daerah. Namun demikian di antara masakan berbahan dasar belut yang patut dicoba untuk disantap adalah pecel belut di Jawa Timur dan rendang belut di Sumatera Barat.  Untuk pecel belut, jenisnya pun terbagi dua yaitu pecel belut basah dan kering.

(sumber:blogspot.com,old.uniknya.com)

5. Jadi Minuman Penambah Stamina

Tak hanya diolah menjadi makanan atau masakan, kandungan gizi pada belut yang meningkatkan stamina, juga bisa dijadikan sebagai bahan membuat minumen suplemen. Bagi orang Jepang musim Panas adalah saatnya menikmati unagi alias belut, mengonsumsi belut pada musim panas diyakini bisa membantu menjaga stamina. Terutama bagi para pria. Tidak heran jika di Negeri Sakura itu ada tradisi Hari Belut yang dirayakan antara 24 Juli hingga 5 Agustus.

Untuk memberikan variasi. unagi kadang juga dinikmati dalam bentuk kue kering atau pie. Yang paling unik lagi belut yang menjadi istimewa di Jepang diolah menjadi minuman ekstrak. Minuman ini diproduksi oleh japan tobacco incorporate yang kemudian dilabeli unagi nobori. Minuman ini diklaim mengandung lima vitamin yaitu vitamin A, vitamin B1, B2, D, dan vitamin E. Menurut juru bicara perusahaan, Kazunori Hayashi, minuman ini berkhasiat bagi pria yang mungkin kehabisan tenaga karena kepanasan. Ia juga mengklaim jika perusahaannya yang pertama membuat minuman belut itu sebagai produk massal. Bukan sembarang belut yang dijadikan ekstrak. namun hanya kepala dan tulangnya

Keunikan Hewan Belut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *